try another color:
try another fontsize: 60% 70% 80% 90%

Dr. Ir. Ciputra - Keputusan No. 7

pci1.gif

KEPUTUSAN 7: GOD has more in STORE!

 

Saat kerusuhan Mei 1998, gedung mal dan hotel Ciputra sebuah gedung kesayangan Dr. Ir. Ciputra terancam. Coba anda bayangkan bagaimana perasaan hati Dr. Ir. Ciputra ketika ia mendapat laporan bahwa mobil-mobilsudah dibakar di sekeliling gedung, masa sudah berkumpul bahkan sebuah pos polisi di samping depan mal dan hotel Ciputra juga porak poranda dibakar.

 

Beberapa mal dan gedung sekitar Mal & Hotel Ciputra telah terbakar dan dijarah. Peristiwa ini mengingatkan Dr. Ir. Ciputra akan peristiwa Malari (Malapetaka 15 Januari) di tahun 1974 . Pada hari itu puluhan ribu mahasiswa turun ke jalan melakukan demo dan ratusan kendaraan serta gedung terbakar termasuk Pasar Senen yang dibangun oleh Dr. Ir. Ciputra. Trauma terbakarnya Pasar Senen tentu membuat Dr. Ir. Ciputra sangat cemas dan gelisah memikirkan nasib Mal & Hotel Ciputra.

 

Sepanjang hari itu Ir.Ciputra terus menerus berdoa bersama keluarganya memohon perlindungan TUHAN. Sangat ajaib, ternyata TUHAN menjawab doa Dr. Ir. Ciputra, ternyata mal dan hotel Ciputra selamat dari penjarahan dan pembakaran. Ini adalah sebuah contoh kisah nyata dari banyak kejadian lain berikutnya yang dirasakannya sebagai keterlibatan TUHAN yang ajaib dalam hidup Dr. Ir. Ciputra.

 

Peristiwa ini menjadi sebuah kebangunan rohani bagi Dr. Ir. Ciputra. Sejak saat itu ia sangat menyadari bahwa TUHAN mengasihi dia walaupun pada masa-masa sebelumnya Dr. Ir. Ciputra merasa belum mengasihi TUHAN secara sepatutnya. Dulu ia kerap lupa berbakti kepada TUHAN, kerap mengantuk bila berdoa, enggan melakukan kegiatan rohani apalagi melakukan pelayanan kerohanian. Sekarang perubahan telah terjadi.

 

Pengalaman tahun 1998 ini sungguh telah merubah kehidupan rohani Dr. Ir. Ciputra secara total. Dr. Ir. Ciputra sekarang adalah Dr. Ir. Ciputra yang rajin berbakti kepada TUHAN, berdoa dan melakukan pelayanan rohani dan sosial. Tapi ada satu yang sangat penting, demikian menurut para karyawannya yaitu pak Ciputra sekarang memiliki karakter-karakter yang makin menyenangkan. Sekarang Dr. Ir. Ciputra lebih sabar, lebih ramah dan lebih perhatian kepada para stafnya. Yang terakhir inilah yang membuat para stafnya tersenyum bahagia.

 

 

Bagaimana dampaknya terhadap pekerjaan? Yang jelas setelah pak Ciputra hidup dekat dengan TUHAN ia makin melihat kebaikan-kebaikan TUHAN yang makin nyata. Kalau dulu Ciputra Group sempat terpuruk karena krisis ekonomi maka sekarang telah bangkit kembali bahkan bertumbuh pesat. Dr. Ir. Ciputra tentunya sangat bersyukur dan makin bersemangat dalam bekerja. Ia berkata:" Kalau dulu saya bekerja sekuat tenaga mengandalkan kekuatan sendiri namun tokh akhirnya terpuruk karena krisis ekonomi, .... sekarang saya tetap bekerja keras namun bedanya saya meminta pimpinan dan berkat TUHAN. Saya percaya melalui pimpinan TUHAN Ciputra Group akan mampu mencapai keberhasilan-keberhasilan baru yang lebih besar lagi..."

 

Dr. Ir. Ciputra di usia menjelang 75 tahun bukanlah sosok kakek-kakek yang barangkali kebanyakan dari kita bayangkan. Ia tampak sehat, antusias, rajin bekerja serta olah raga dan satu lagi rajin berbakti kepada TUHAN. Tidak heran ia bukan saja tampak sehat dan segar tapi juga penuh sukacita dan damai sejatera. Waktu telah menciptakan keriput di wajahnya tapi bukan di hatinya. Waktu telah mengurangi kekuatan fisiknya namun bukan semangatnya. Ternyata di dalam TUHAN ia memukan lebih banyak hal yang luar biasa. GOD has more in Store!

 

PELAJARAN YANG DAPAT KITA PETIK

Ingatlah akan Penciptamu pada masa mudamu, sebelum tiba hari-hari yang malang dan mendekat tahun-tahun yang kaukatakan: "Tak ada kesenangan bagiku di dalamnya!",

Comments

God is the Strenght

Benar,,,di atas semuanya Tuhanlah semuanya.Kita berkarya,membangun bangsa pada akhirnya adlah untuk kemuliaan Tuhan.

Ad Maiorem Dei Gloriam

Manusia diciptakan untuk memuji dan memuliakan Tuhan. Segala sesuatu yang dikerjakan manusia mendapatkan nilai yang penuh ketika diarahkan untuk memuji dan memuliakan Penciptanya. Demikianlah manusiapun makin bernilai di mata Tuhan dan sesama. Dalam Tuhan kita ada. Dalam Tuhan kita berkarya. Bagi Tuhan dan hanya karena Tuhan kita mengusahakan, menghasilkan dan membagikan kebaikan bagi semua orang. Apa yang dialami Pak Ciputra tentulah tidak jauh dari gambaran tersebut.

The New Era has coming.

Ya, memang benar, lebih jelas lagi setelah saya membaca buku Thief in The Night karangan William Sears, yang menyatakan bahwa janji yang selama ini ditunggu2 dan didoakan dalam Doa Bapa Kami telah terpenuhi. Now is the time.

renungan..

Gelombang ekonomi global ke-4 sudah di ambang gerbang Indonesia. Krisis global justru menjadi tengara, bahawa model ekonomi kapitalisme mekanistik telah bener2 runtuh! Kini saatnya kita berpaling dan mau tidak mau menyambut dengan genderang baru: Kapitalisme Organistik!

InsyaAllah, kesadaran di awal menjadi awal yang baik. Saya menyambut baik langkah2 Ciputra. Apalagi, jika Beliau mampu menggerakkan teman-teman segaris dalam cincin konglomerasi di Indonesia. Maka kita akan lebih SIAP!

Saya sudah mencicipi sedikit ilmu itu... dan sememangnya luar biasa. Namun, perangkat kesadaran (etika) perlu diperkuat justru dalam konteks makro: calculed risk taking!

semoga boleh menjadi renungan.

Post new comment

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.
  • Allowed HTML tags: <a> <em> <strong> <u> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd> <img> <p> <div> <span> <br> <b> <i> <h1> <h2> <h3> <h4> <h5> <h6> <hr> <cite>
  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Images can be added to this post.
  • Use <!--pagebreak--> to create page breaks.
  • Flash node macros can be added to this post.
  • You may use [view:viewname] tags to display listings of nodes.

More information about formatting options

CAPTCHA
This question is for testing whether you are a human visitor and to prevent automated spam submissions.
Security question, designed to stop automated spam bots