25 -27 September 2008
Tugas dan tanggung jawab guru yang lebih banyak diorentasikan untuk menumbuhkan kinerja siswa membuat perhatian mereka lebih banyak di fokuskan ke siswa. Akibanya guru bisa manjadi tidak peka terhadap target perkembangan profesionalismenya. Mengantisipasi hal tersebut Unversitas Ciputra Eentrepreneurship Center melalui Program Pendidikan entrepreneur K-12 mendisain sebuah pelatihan yang memampukan guru untuk membuat target pengembangan diri berdasarkan ekspektasi dan misi sekolah.
Pelatihan ini mengandung makna terjadinya peralihan tanggungjawab perkembangan profesionalisme ke pihak guru. Pada masa lalu tanggung jawab perkembangan profesionalisme guru menjadi tanggung jawab pengelola sekolah. Dengan adanya profesional goal, tanggung jawab perkembangan guru bersal dari guru itu sendiri. Guru berkembang tergantung dari usaha untuk mencapai tujuan dia tetapkan Proses pencapaian tujuan adalah proses belajar. Pengelola sekolah bertanggungjawab untuk memfasilitasi.
Pelatihan dimulai dengan mengajak guru untuk melakukan refleksi tentang apa yang telah mereka capai dan mengidentifikasi hal-hal yang perlu diperhatikan. Kemudian mreka melanjutkan untuk identifikasi ekspektasi. Dari 4 sumber ekspektasi yang perlu diperhatikan yaitu : Visi dan misi lembaga, standar best practices kurikulum pendidikan entrepreneur K -12 Ciputra Way, harapan orang tua dan teman sejawat. Dengan memperhatikan kondisi riil sekolah, hasil refleksi dan ekspektasi akhirnya guru menentukan professional goal sendiri. Dengan cara itu diharapkan profesional goal mereke tidak keluar dari jalur visi dan misi sekolah.
Pelatihan yang diikuti oleh sekitar 80 peserta yang terdiri dari guru, pimpinan sekolah dan seorang pengawas SMP-SMA berhasil mendorong guru lebih bersikap reflektif terhadap perkembangan profesionalisme guru. Mereka juga lebih sadar akan pentingnya membuat target-target yang mempunyai dampak pada perkembangan belajar siswa. Seorang peserta merasakan pentingnya untuk bekerja berdasarkan professional goal. Tanpa adanya profesional goal guru merasakan kalau mengerjakan sesuatu hanya asal jadi tanpa memperhatikan dampak ke siswa.
- Lintas Berita :
Comments
Post new comment